GURU ASERTIF
Pendekatan dalam pembelajaran
1. Guru berkeliling dan menunjukkan perhatian ketika anak sedang berproses membuat
tugas.
2. Kenali dan membagikan informasi kepada semua anak tentang perilaku positif dan
negatif yang muncul selama berproses.2. Kenali dan membagikan informasi kepada semua anak tentang perilaku positif dan
3. Memberikan apresiasi dan teguran atas tingkah laku anak selama berproses (jangan hanya mengapresiasi pada hasil akhir).
4. Minta anak (secara bergiliran di depan kelas) untuk mengekspresikan/mengutarakan apa
yang diamati atau apa yang dirasakan selama proses membuat tugas.
5. Perbanyak kalimat tanya (daripada pernyataan atau kalimat perintah) ketika memberikan pelajaran/informasi.
6. Beri pilihan untuk melakukan sesuatu dalam kelas, mis : anak-anak pagi ini kamu ingin menggambar, bermain balok atau menyanyi ?
7. Perbanyak stimulus untuk anak
| mis : | - perdengarkan lagu dari berbagai bahasa - di ruang kelas ditempatkan berbagai jenis baju daerah atau mancanegara - dll. |
8. Ajak anak untuk melakukan sendiri dalam mengerjakan tugas
| mis : | - menyiapkan barang-barang yang akan dipakai - merapikan kembali - meraut pensil - dll. |
9. Tumbuhkan kesadaran pada anak untuk bersikap menghargai, memberi masukan dan
empati pada teman.
- sikap menghargai murid
- bahasa tubuh asertif
11. Memberdayakan murid dengan cara mendistribusikan wewenang guru kepada murid,
mis : wewenang untuk mengarahkan, membimbing, menegur, memberi informasi, dll.
12. Bila anak melakukan kesalahan, dilanjutkan dengan mencari solusi, bukannya
menghukum (lihat Pola asuh disiplin positif pada bagian Orangtua).
13. Ajak seluruh murid untuk mencari solusi terhadap suatu permasalahan.14. Variasikan dan ceriakan metode pembelajaran, ruang kelas, tempat duduk, dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar